Nama:Calvin Moses Sugianto
NPM: 51415426
kelas 4IA01

Minggu, 04 November 2018

PROSEDUR DAN LEGALITAS PENDIRIAN USAHA


Proses Pendirian Badan Usaha

1. Mengadakan rapat umum pemegang saham

2. Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan

    perusahaan didirikan)

3. Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar

    perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri (identitas pribadi) pendiri)

4. Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari Kementerian Kehakiman)



Contoh Proses Pendirian CV :

Tahap 1: Pembuatan Akta Pendirian CV

1. Akta Pendirian CV dibuat dan ditandatangani oleh Notaris yang berwenang dan

    dibuat dalam bahasa Indonesia

2. Persyaratan;

    a. Fotokopi KTP para pendiri Perseroan

3. Lama proses; 1-2 (satu-dua) hari kerja



Tahap 2: Surat Keterangan Domisili Perusahaan

1. Permohonan surat keterangan domisili perusahaan diajukan kepada Kepala

    Kantor Kelurahan setempat sesuai dengan alamat kantor perusahaan berada,

    sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan,

2. Persyaratan lain yang dibutuhkan;

    a. Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha

    b. Surat keterangan dari pemilik gedung apabila bedomisili di gedung

        perkantoran/pertokoan

    c. Fotokopi PBB-pajak bumi dan bangunan tahun terakhir sesuai tempat

        usaha untuk perusahaan yang berdomisili di RUKO/RUKAN

3. Lama proses; 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan



Tahap 3: Nomor Pokok Wajib Pajak

1. Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan kepada Kepala Kantor

    Pelayanan Pajak sesuai dengan keberadaan domisili perusahaan untuk

    mendapatkan;

    a. Kartu NPWP

    b. Surat keterangan tedaftar sebagai wajib pajak

2. Persyaratan;

    a. Melampirkan bukti PPN atas sewa gedung

    b. Melampirkan bukti pelunasan PBB-pajak bumi banguan

    c. Melampirkan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha

3. Lama proses; 2-3 (dua-tiga) hari kerja setelah permohonan diajukan



Tahap 4: Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SP-PKP)

1. Permohonan untuk dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak diajukan kepada

    Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan NPWP yang telah diterbitkan.

2. Persyaratan;

    a. Melampirkan bukti PPN atas sewa gedung

    b. Melampirkan bukti pelunasan PBB-pajak bumi banguan

    c. Melampirkan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha

3. Lama Proses; 3-5 (tiga-lima) hari kerja setelah permohonan diajukan



Tahap 5: Pendaftaran ke Pengadilan Negeri

1. Permohonan ini diajukan kepada Kantor Pengadilan Negeri setempat sesuai

    tempat dan kedudukan perusahaan berada.

2. Persyaratan lain yang dibutuhkan;

    a. Melampirkan NPWP

    b. Salinan akta pendirian CV

3. Lama proses; 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan



Tahap 6: Surat Izin Usaha Perdagangan

1. Permohonan SIUP diajukan kepada Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten untuk

    golongan SIUP menengah dan kecil, atau Dinas Perdagangan Propinsi untuk SIUP

    besar sesuai dengan tempat kedudukan perusahaan berada.

2. Persyaratan lain yang dibutuhkan;

    a. SITU/HO untuk jenis kegiatan usaha perdagangan yang dipersyaratkan

        adanya SITU berdasarkan Undang-Undang Gangguan

    b. Photo direktur utama/pimpinan perusahaan (3x4) sebanyak 2 (dua) lembar

3. Lama Proses; 14 (empat belas) hari kerja untuk SIUP Menengah/Kecil dan 30

    (tigapuluh) hari kerja untuk SIUP besar



Tahap 7: Tanda Daftar Perusahaan

1. Permohonan pendaftaran diajukan kepada Pendaftaran Perusahaan yang berada

    di Kota/Kabupaten cq. Dinas Perdagangan.

2. Bagi perusahaan yang telah terdaftar akan diberikan sertifikat Tanda Daftar

    Perusahaan sebagai bukti bahwa Perusahaan/Badan Usaha telah melakukan

    Wajib Daftar Perusahaan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik

    Indonesia No.37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran

    Perusahaan

3. Lama Proses; 14 (empatbelas) hari kerja setelah permohonan diajukan



Faktor-faktor yang Harus Dihadapi Dalam Pendirian Badan Usaha

1. Barang dan Jasa yang akan dijual

2. Pemasaran barang dan jasa

3. Penentuan harga

4. Pembelian

5. Kebutuhan Tenaga Kerja

6. Organisasi intern

7. Pembelanjaan

8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll



Sumber :

http://danielangper713.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar